Lemari Hias

5 Cara Memilih Lemari Hias Agar Sesuai dengan Interior Rumah

Apakah Anda mengkoleksi benda-benda yang diburu bertahun-tahun lamanya seperti piring antik atau snow globe? Daripada disimpan sendiri, sebaiknya pajang koleksi tersebut di lemari hias. Tempatkan lemari ini di ruang tamu untuk memberikan sentuhan personal pada rumah.

Banyak lemari yang dijual di pasaran dan hampir semuanya menyajikan model terbaru dengan bentuk yang cantik. Namun cantik saja tidak cukup, lemari harus sesuai dengan interior ruang tamu agar membentuk suatu kesatuan.

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membeli Lemari Hias Terbaru

 

1. Ukuran

lemari hias

Flipkart

Anda perlu mengukur tinggi antara lantai dan langit-langit, serta mengukur lebar jarak antarperabot. Ukuran ini akan mempermudah Anda mencari seberapa besar lemari yang diperlukan.

Model lemari hias pendek dapat Anda pilih jika ruang tamu memiliki langit-langit yang rendah. Lemari ini cocok untuk ruang tamu yang sempit karena memberi kesan lapang. Countertop di atasnya juga memudahkan Anda saat mencari barang.

Jika Anda mencari yang berukuran pendek untuk ruang tamu bertema shabby chic, maka lemari antique series dari Livien bisa jadi rujukan.

2. Desain

Lemari Hias

derailedcommodity.com

Desain kabinet adalah hal pertama yang harus Anda lihat karena harus sesuai dengan interior ruangan. Jika interior ruang tamu memiliki nuansa klasik, maka kabinet kayu ukiran adalah pilihan yang tepat. Anda bisa mencari kabinet seperti ini di furniture buatan Jepara.

Jika interior ruang tamu Anda minimalis, maka model lemari hias minimalis seperti MILSBO dari IKEA adalah pilihan yang tepat karena memberi kesan bersih, sederhana, dan rapi. Agar lemari tidak terlalu kaku, Anda dapat menghiasnya dengan pot tanaman kecil.

3. Material

Lemari Hias

homedepot.com

Material yang digunakan oleh tempat penyimpanan benda-benda koleksi atau pajangan memegang peran penting untuk menampilkan sisi estetis. Misalnya, lemari yang terbuat dari kayu solid dapat memperlihatkan kesan kuat dan mewah. Kenali karakter kayu seperti kayu jati mas, kayu jati perhutani, kayu trembesi, atau mahoni karena masing-masing memiliki urat dan warna yang berbeda.

Hal penting lainnya yang harus dipertimbangkan adalah gunakan kaca pada pintu lemari. Jika Anda menampilkan benda-benda seperti piala atau vas antik, maka Anda harus memakai lemari kaca hias. Gunakan lemari yang memiliki kaca di ketiga sisinya untuk menampilkan benda-benda kecil seperti action figure, kamera, atau hiasan Kristal.

4. Warna

lemari hias

1StopBedrooms

Anda disarankan untuk mencari lemari yang warnanya sesuai dengan warna dinding. Perbedaan warna yang terlalu mencolok bisa mengganggu nilai estetika. Selain itu, keselarasan warna dapat membuat benda-benda di dalamnya lebih terlihat.

5. Finishing

lemari hias

plusarquitectura.info

Sebagus apapun desainnya, lemari Anda tidak akan menonjol jika finishing-nya tidak bagus. Pilih lemari dengan finishing sesuai dengan interior ruang tamu, misalnya veneer, cat duko, politur, melamik, dan lainnya.

Misalnya, lemari dengan finishing kilap cocok disandingkan dengan furniture bahan velvet, linen, dan rumbai. Lemari dengan finishing cat duko lebih cocok disimpan di kamar anak yang penuh warna.

Lalu bagaimana dengan penempatannya? Lemari bisa disimpan di berbagai tempat, misalnya di tengah dinding, menjadi sekat antara ruang tamu dan ruang keluarga, atau di ujung ruangan. Jika Anda perlu sekat, maka pilih lemari yang ukurannya besar. Jika Anda perlu mengisi ruang di sudut, maka lemari hias seperempat lingkaran bisa dijadikan pilihan.

Tidak perlu khawatir jika Anda tidak menemukan lemari yang sesuai dengan interior ruangan. Anda bisa membuat sendiri di toko perabot. Pastikan Anda memiliki lemari yang indah dan fungsional sehingga bisa jadi titik fokus di ruang tamu.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *