Promo gratis ongkir untuk wilayah Jakarta, terbatas!

Sejak zaman Kekaisaran Persia, karpet bukan hanya berfungsi sebagai alas duduk, tetapi juga menjadi dekorasi yang menambah nilai artistik pada ruangan. Selain menggunakan material terbaik, proses pembuatannya pun terbilang rumit serta menghasilkan pola-pola yang estetis. Hingga kini, peninggalan permadani dari berbagai belahan dunia kian diburu para kolektor. Harga karpet fantastis tidak jadi masalah, asalkan bernilai seni tinggi.

Penasaran apa saja? Kita lihat di sini yuk.

1. The Rothschild Tabriz

Harga karpet

hiveminer.com

Karpet dengan dominasi warna merah ini dibuat pada abad ke-16 di Iran. Motifnya berupa medali uang dikelilingi dengan anggur dan buah-buahan. Bukan hanya dihiasi motif indah, permadani ini juga menyimpan sejarah mendalam. Pernah dimiliki oleh keluarga Rothschild, sebelum dijarah oleh Nazi di Austria pada masa Perang Dunia II.

Nah, mau tahu berapa harga karpet yang antik ini? Sekitar USD 2,4 juta. Apabila dikonversikan ke rupiah, maka nominalnya bisa mencapai 36 miliar rupiah. Namun jangan salah, banyak yang mengincarnya pada acara lelang lo. Oh ya, karpet ini kini berada di Museum Seni Islam yang terletak di Doha, Qatar.

2. Harga Karpet Lantai Bulu Minimalis Termahal: Kirman

harga karpet

Gallery Yacou

Dengan dominasi warna abu-abu, permadani ini mengusung konsep minimalis. Karpet Kirman atau Kermanshah berasal dari Iran Selatan, dibuat dengan tangan pada abad ke-16. Pewarnanya yang berbahan dasar serat alami menjadikannya dikenal sebagai salah satu karpet dengan skema warna paling variatif.

Dalam sebuah lelang yang dilakukan di Inggris, karpet Kirman dibeli oleh seseorang—yang namanya tak mau disebutkan—dengan harga sekitar USS 9,95 juta atau setara dengan 145,85 miliar rupiah. Harga karpet bulu yang sangat mahal, tetapi dianggap sepadan karena motifnya yang unik dan penggunaan wol yang ditarik dengan sutera dalam proses pembuatannya.

3. The Clark Sickle Leaf

Harga karpet

twitter.com

Karpet ini memiliki nuansa eksotis dan cukup bold, lantaran dominasi warna gelap seperti hitam, merah marun, dan juga abu-abu. Sebagai furniture Persia dari abad ke-17, The Clarck Sickle Leaf mendapatkan banyak perhatian karena keindahan seninya, konsistensi desain dan warna, serta usianya yang memang sudah cukup tua.

Nama Clark sendiri diambil dari William Clark, seorang senator asal Amerila Serikat yang mewariskan permadani tersebut pada keturunannya setelah meninggal di tahun 1925. Nah, karpet ini sendiri dihargai hingga USD 33,8 juta atau sekitar 500 miliar rupiah saat dilelang di Sotheby’s pada tahun 2013.

4. Baroda’s Pearl Carpet

harga karpet

ansygallery.ru

Karpet Baroda dibuat pada tahun 1865, atas dasar perintah Sang Maharaja Baroda Khanda Rao dari India sebagai hadiah untuk menghiasi makam Nabi Muhammad saw. Sayangnya, raja tersebut telanjur meninggal dunia dan karpet pun tak pernah sampai ke makam Nabi.

Nah, karpet ini dilelang di Sotheby’s pada tahun 2009. Seorang penawar yang lagi-lagi tidak mau disebutkan namanya, membeli benda bersejarah tersebut dengan harga USD 5,5 juta rupiah. Bila dikonversikan ke rupiah, maka harganya menjadi 82,5 miliar rupiah.

Itulah beberapa harga karpet termahal yang pernah dilelang di dunia. Sosok pembeli yang sebenarnya tidak pernah disebutkan dengan jelas di media mana pun. Namun, melihat dari harganya yang fantastis, biasanya para kolektor dengan cita rasa seni tinggilah yang berani untuk membelinya. Nah jika Anda memiliki kekayaan yang melimpah, apa Anda juga tertarik menggelontorkan banyak uang demi membelinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *