Desain Karpet

6 Desain Karpet Terbaik untuk Menambah Kesan Elegan pada Rumah

Anda memiliki ruangan yang kecil? Terkadang orang-orang merasa ragu untuk menambahkan karpet di dalamnya. Pasalnya, furniture satu ini dinilai membuat ruangan penuh sesak. Apalagi jika motifnya ramai.

Nyatanya, selama Anda memilih motif alas yang sesuai, maka ruangan sempit pun bisa terlihat luas. Nah, simak beberapa rekomendasi corak yang dapat menyulap ruangan menjadi elegan dan lapang.

1. Motif zig-zag

Desain Karpet

dekoruma.com

Tahukah Anda, mengapa motif zig-zag banyak diaplikasikan dalam berbagai dekorasi, mulai dari wallpaper hingga karpet? Rupanya corak ini mampu menipu mata sehingga menimbulkan ilusi yang terlihat lebih luas. Apalagi, zig-zag juga merupakan pola yang dianggap dinamis dan berjiwa muda.

Bila ruangan Anda memiliki nuansa polos, gunakanlah karpet minimalis zig-zag dalam paduan dua warna. Misalnya, warna hitam dan putih, atau warna merah dan putih. Ruangan Anda pun akan terlihat lebih playful dan luas daripada seharusnya.

2. Karpet bulu polos

Desain Karpet

id.aliexpress.com

Bila ruangan Anda sudah memiliki tema tertentu dengan wallpaper motif, sebaiknya pilih karpet bulu polos. Penggunaan model tersebut akan menimbulkan kesan berkelas.

Untuk kesan ruangan yang lebih luas, pilihlah alas polos dengan warna yang cerah atau netral, seperti putih dan pastel. Selain itu, sesuaikan pula dengan nuansa warna dari ruangan Anda.

3. Alas 3D

 

Desain Karpet

id.aliexpress.com

Karpet 3D sebetulnya merupakan alas biasa. Hanya saja, model ini didesain dengan gambar-gambar yang memberi kesan pop-up (timbul), sehingga memunculkan kesan futuristik dan juga mengesankan dimensi yang lebih besar daripada seharusnya.

Nah, pilihlah alas tiga dimensi dengan gambar yang sesuai dengan konsep ruangan. Kebanyakan menggunakan corak persegi dan warna-warna monokrom.

4. Motif hewan

Desain Karpet

amazon.com

Alas dengan motif hewan biasa digunakan untuk memperkuat kesan berkelas di sebuah ruangan. Namun, sebaiknya Anda tidak menggunakan bahan yang berasal dari kulit hewan asli. Selain mahal dan perawatannya sulit, karpet motif hewan asli juga banyak yang bersifat ilegal.

Jadi, Anda bisa memilih bahan sintetis dengan bulu yang berkualitas dan tidak menimbulkan gatal pada kulit. Pilihlah motif hewan yang sesuai dengan warna ruangan. Misalnya, bila warna yang mendominasi ruangan adalah pastel, maka gunakan motif kulit harimau. Atau, apabila warna ruangan putih dan hitam, gunakan motif kulit beruang madu.

5. Motif etnik

Desain Karpet

pantesgallery.com

Ingin ruangan yang hangat? Cobalah untuk menggunakan alas motif etnik, kain Indian misalnya. Motif ini amat cocok berpadu dengan segala tema ruangan, mulai dari tema kasual hingga eksklusif.

Memiliki bobot ringan, Anda pun bisa meletakannya di tempat selain lantai, misalnya dinding. Dengan dekorasi alas etnik di dinding, Anda tidak perlu lagi membeli berbagai macam hiasan karena alas etnik ini sudah membuat dinding menjadi berwarna.

6. Motif sarang lebah (beehive)

Desain Karpet

overstock.com

Motif beehive alias sarang lebah memang sedang digemari. Bukan hanya karena unik, motif heksagonal ini juga memberi kesan lapang dan modern. Nah, selain pada ubin dan dinding, motif ini juga banyak dipakai pada alas.Motif beehive heksagonal yang banyak dipakai biasa hadir dengan kombinasi warna hitam dan kuning, layaknya warna pada tubuh lebah.

Nah, itulah beberapa motif karpet yang dapat memberikan kesan lebih luas bagi ruangan Anda. Mana yang menurut Anda paling menarik?

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *